To Infinity and Beyond

Sepupu saya, Miranda ialah seorang yang chic, selalu fashionably updated dan kini menikmati karirnya seputar dunia fashion. 

Ia menjadi editor-in-chief majalah fashion terkemuka sembari menerima panggilan sebagai fashion stylist berbagai event dan pemotretan produk, serta pernikahan sejumlah artis ternama. 

Miranda menikmati perjalanan ke berbagai belahan dunia untuk aktivitas pemotretan majalah yang digawanginya, hingga berbagi pengetahuan praktis seputar dunia fashion dalam sejumlah forum fotografi.

Rasanya sejak lahir Miranda sudah fashion-minded.

Saat kami para sepupunya menggambar tanpa bentuk alias corat-coret, ia sudah mampu menggambar desain baju seperti yang banyak terdapat di berbagai modeblad – majalah mode *ehm, ketauan dari generasi jadul – yang bertumpuk di meja ruang keluarga milik ibunya.

Tapi Miranda tak langsung menjalani passionate career life seperti saat ini. Perjalanan dibaliknya, cukup berliku. 

Sejak SD saya sudah sangat familiar dengan cita-citanya: ‘kalau sudah besar nanti, aku mau ke Paris untuk sekolah mode’.

Ceritanya lain ketika lulus SMA dan menjalani seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.

Miranda tidak memperoleh exit-permit dari orang tua untuk merintis cita-citanya di Fakultas Seni Rupa & Design ITB.

Ia sempat menjalani dua semester di Arsitektur UI dan cengar-cengir saat menceritakan IPK-nya yang mendekati nilai ‘tiarap’.

Miranda sepupu fashionista saya ini akhirnya rela menjalani masa-masa kuliah ‘normal’ di STEKPI dan mempersembahkan gelar sarjana ekonomi kepada kedua orang tuanya.

Setelah lulus, apakah kemudian ia melupakan passion-nya di dunia fashion?

Tidak.

Ternyata sekian tahun berkutat dengan neraca dan berbagai istilah ekonomi tidak membuatnya berminat melamar kerja di bank atau mengaplikasikan ilmunya tersebut.

Tanpa membuang waktu ia merintis karir dari posisi freelancer di sebuah majalah wanita yang menjadi pintu masuk baginya ke dunia fashion yang selalu dicintainya.

Moral of the story: when you are true to yourself, your passion will always lead you to go back to those activities, those environments that excite you, gives you the energy to do it and makes you happy. Jika Anda membaca ini dari kacamata sebagai orang tua – would you waste your children’s time by doing things they don’t like? The answer lies there – deep in your heart

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s