Buah (tidak selalu) Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

Peribahasa Indonesia ini cukup familiar dalam kehidupan kita untuk menjelaskan bahwa ada kesamaan antara orang tua dan anaknya.

Betul, memang.  

Pasti ada jejak kesamaan yang diwariskan oleh orang tua kepada anak anaknya. Hal yang paling kasat mata adalah fisik.

Sejak si anak bayi, ayah dan ibu mencoba mencari kesamaan fisik yang diwariskan kepada buah hati mereka. Seiring perkembangannya beberapa perilaku sang anak pun mulai ada kesamaan dengan orang tuanya seperti sikap tidak sabaran, sikap pendiam dan beragam sikap lainnya.

Tapi, ingat.

Ada kesamaan bukan berarti 100% sama persis seperti pinang dibelah dua, apalagi terkait pekerjaan.

Sangat naïf bila menganggap anak-anak benar-benar replika persis sama dengan ayah dan ibunya.

Kita manusia, bukan amoeba yang membelah diri dan menciptakan keturunan yang sama persis dengan induknya.

Memang, ada saja ayah dan anak yang sama-sama sukses dalam bidang yang sama. Kami menemukannya. Anda pun mungkin mengenal beberapa.

Tapi, tentu saja ini tidak bisa digeneralisasi untuk semua orang tua-anak, seolah buah jatuh sangat dekat dengan pohonnya.

Sebab, buah (tidak selalu) jatuh tak jauh dari pohonnya.

Anda akan menemukan banyak individu luar biasa dimana mereka memiliki profesi yang sangat berbeda dengan jalur karir yang ditempuh oleh orang tuanya.

Ayah dari Bono vokalis band U2 adalah seorang tukang pos.

Dari pohon mana Anda berasal?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s